Subscribe Us

header ads

Pembukaan Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5

 


#gurupenggerak

#kemendikbudri


Pembukaan Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5


Berdasarkan surat dari Kementerian Pendidikan , Kebudayaan, Riset Dan Teknologi, Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan, Nomor : 0967/B3/GT.03.15/2022, Lampiran : Satu Berkas, Perihal Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 2 Calon Guru Penggerak Angkatan 5, tertanggal 31 Maret 2022, yang ditujukan kepada Yth.1. Kepala dinas Provinsi, 2. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota, disebutkan bahwa 8315 0rang dinyatakan lulus tahap 2. Sebanyak 7816 orang dinyatakan berhak untuk mengikuti pendidikan guru penggerak angkatan 5. 


Selanjutnya dari 7816 orang yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan guru penggerak angkatan 5 tersebut, wajib melakukan hal - hal sebagai berikut :

  1. Melakukan konfirmasi keikutsertaan secara daring melalui SIMPKB.

  2. Mengunduh, mencetak mengisi dan menandatangani  ( di atas materai 10.000 ) dokumen Pakta Integritas.

  3. Mengunggah Pakta Integritas yang sudah ditanda tangani melalui SIMPKB.

  4. Membawa dokumen Pakta Integritas yang asli dan diserahkan kepada panitia Lokakarya pertama Pendidikan Guru Penggerak ( PGP ).


Pelaksanaan  PGP angkatan 5 ini, akan dikoordinasikan oleh Unit Pengelola Teknis. dalam hal ini adalah PPPPTK  ( P4TK ) di wilayah masing - masing. Untuk wilayah Kabupaten Banjarnegara, ikut P4TK Matematika Yogyakarta.


Setelah persyaratan beres, termasuk unggah dokumen Pakta Integritas melalui SIMPKB.tinggal menunggu waktu pelaksanaan Program Pendidikan guru penggerak angkatan 5 yang menurut jadwal akan dimulai pada tanggal 18 mei 2022. Dari pengumuman hingga pelaksanaan  dengan rentang waktu kurang lebih satu setengah bulan, terasa lama sekali. Setiap hari selalu cek SIMPKB, tetapi masih tetap sama, akses menuju pendidikan guru penggerak angkatan 5, masih dalam proses. Walaupun dalam SIMPKB sudah dapat diketahui nama Fasilitator dan PPPPTK penyelenggara.


Satu setengah bulan telah  berlalu. tibalah saatnya sampai pada waktu yang ditunggu - tunggu. Tanggal 18 Mei 2022 adalah spesial bagi saya, bersama ribuan peserta lainnya, akan mengikuti pembukaan program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5. Pembukaan secara resmi akan dilakukan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi, bapak Nadiem Anwar Makarim.


Sesuai waktu yang dijadwalkan, saya mempersiapkan perangkat untuk bisa mengikuti acara pembukaan melalui Zoom Meeting. Beberapa saat menunggu, link belum bisa diakses juga. Dalam penantian tersebut, akses kabar terkini tentang Acara pembukaan tersebut, marak terus beredar. Dari kabar tersebut, ternyata kegiatan sudah dimulai, dan akses Zoom sudah tidak bisa, karena peserta sudah overload. Maka satu - satunya jalan agar dapat mengikuti acara tersebut adalah melalui Live Youtube GTK Kemendikbud. 


Saya Pun tak ketinggalan, langsung menuju akun Youtube GTK. setelah akses berhasil, benar juga acara sudah dimulai.Tidak lupa saya menuliskan kehadiran di kolom chat live youtube. Segera saya menuliskan nama lengkap dan alamat sekolah. 


Sang penata acara, yaitu Annisa Nurmalia dengan sigap memandu acara dengan suara lantang. Setelah semua diberi penghormatan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya guna mebangkitkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Semua hadirin dimohon untuk duduk dengan sikap sempurna. Begitu panduan dari penata acara.


Kemudian disampaikan pula bahwa, Program Pendidikan Guru Penggerak  adalah program pengembangan keprofesian yang berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar  guru dapat menggerakkan komunitas belajar  di sekitarnya, yang tentunya dapat  mewujudkan merdeka belajar peserta didik.


Program Guru Penggerak angkatan 1 dan 2 telah selesai mengikuti pendidikan, dan angkatan 3 dan 4 masih dalam proses pendidikan. Tibalah saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi kembali membuka  Program Pendidikan Guru Penggerak  angkatan 5. 


Acara selanjutnya adalah laporan  Dr Praptono M. Ed selaku Direktur Kepala sekolah, Pengawas sekolah dan guru, Ditjen GTK. Disampaikan bahwa program pendidikan guru penggerak diikuti oleh 3 kelompok yaitu  peserta reguler,  peserta dari daerah khusus dan peserta rekognisi. Peserta reguler adalah peserta dari daerah sasaran yang tidak terkendala jaringan internet. sedangkan peserta program daerah khusus adalah daerah yang terkendala jaringan internet, kemudian peserta rekognisi adalah peserta penyetaraan yaitu dari kepala sekolah yang telah berperan sebagai pendamping  Pengajar Praktik minimal satu angkatan dan usianya tidak lebih dari 50 tahun.


Selanjutnya ditayangkan dukungan dari pemerintah  daerah dari segala penjuru indonesia, salah satunya dari pemerintah daerah Belitung, Mengingat program yang sangat program  penting ini, tentu semua pemerintah daerah yang daerahnya menjadi daerah sasaran program guru penggerak, pastinya akan memberikan dukungannya. Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, kabupaten saya.


Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, bapak DR. Iwan Syahril. Ph.D, mewakili bapak Menteri Nadiem Anwar Makarim, memberikan sambutannya, sekaligus membuka program pendidikan guru penggerak secara resmi.

Menurut beliau ada kekuatan baru  yang hadir dalam diri bapak ibu guru untuk berbuat yang terbaik bagi para peserta didik. Pekerjaan di dunia pendidikan adalah  upaya untuk membangun peradaban. Artinya untuk melahirkan generasi masa depan melahirkan generasi pembaharu yang akan menjawab panggilan dan tantangan zaman baik masa kini maupun masa yang akan datang.


Setelah sambutan dan pembukaan resmi, ditampilkan kisah guru penggerak angkatan pertama yaitu bapak  Cucu Suryana dari Jawa Barat, sebagai  penambah semangat dan inspirasi bagi para calon guru penggerak angkatan 5.


Sesuai jadwal, setelah selesai pembuukaan secara resmi ini, esok harinya kegiatan padat merayap, ada zoom bersama P4 TK Matematika dan ada preetes di LMS, serta wajib dikerjakan sebelum pukul 21.00. Namun karena jalur sedang diperbaiki sistemnya, maka preetes di tunda sampai keesokan harinya lagi sampai pukul 23.59. Alhamdulillah, ada hikmah tersendiri, karena Zoom itu sendiri dijadwalkan selesai pukul 16.00 an.


Demikianlah  acara hari ini yang telah saya ikuti dengan penuh semangat, semangat menatap masa depan agar bisa melaksanakan pembelajaran yang berpusat  atau berpihak pada murid, dan siap menghamba pada murid.


Salam dan Bahagia




 




Posting Komentar

0 Komentar